Nanga Bulik — Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, memimpin upacara peringatan Hari Bhakti Transmigrasi ke-75 yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lamandau, Jumat (12/12).
Dalam amanatnya, Wabup menegaskan bahwa usia 75 tahun merupakan usia yang matang bagi sebuah perjalanan panjang pembangunan bangsa melalui program transmigrasi.
Wabup menjelaskan bahwa sejak pertama kali dicanangkan oleh Wakil Presiden RI Mohammad Hatta pada tahun 1950, transmigrasi telah menjadi pilar penting dalam merajut persatuan Indonesia, di Kabupaten Lamandau sendiri, program ini terbukti menjadi fondasi pembentukan desa-desa baru yang kini berkembang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.
Tema peringatan tahun ini, “Transmigrasi Membangun Negeri”, mencerminkan bahwa Transmigrasi bukan sekadar memindahkan penduduk, tetapi menyatukan tekad, budaya, dan harapan, desa-desa yang dulu berupa hutan kini berkembang berkat kerja keras para petani baik transmigran maupun masyarakat lokal yang bahu-membahu membangun daerah.
Wabup juga mengapresiasi kepada para transmigran yang telah menetap dan membangun kehidupan baru di Lamandau, serta menegaskan bahwa kontribusi mereka menjadi bagian penting dalam denyut pembangunan daerah.
Memasuki usia ke-75 tahun, pemerintah daerah menilai tantangan transmigrasi semakin berkembang, karena itu, Pemkab Lamandau berkomitmen memperkuat program pembenahan dan revitalisasi, dengan tiga fokus utama ke depan yakni percepatan penyelesaian legalitas lahan, peningkatan infrastruktur jalan penghubung antardesa dan menuju pusat kota, serta pengembangan transmigran modern melalui pemanfaatan teknologi pertanian. (Diskominfostandi)
