Nanga Bulik – Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, secara resmi membuka Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lamandau yang digelar di Yayasan Al-Mubarok, Desa Wonorejo (SP 5), Selasa (23/12).
Dalam sambutannya, Bupati Rizky menegaskan bahwa GP Ansor merupakan organisasi kepemudaan yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama dan sejak awal memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman Ahlussunnah wal Jama’ah, merawat persatuan umat, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Melalui pelaksanaan PKL ini, Bupati berharap akan lahir kader-kader Ansor yang tidak hanya kuat secara ideologis dan spiritual, tetapi juga matang secara intelektual, organisatoris, dan kepemimpinan. Menurutnya, pemimpin sejati adalah mereka yang mampu menjadi teladan, amanah dalam mengemban tanggung jawab, serta siap berkorban demi kemaslahatan umat.
Bupati Rizky juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, menyerap ilmu, memperkuat ukhuwah, serta membangun komitmen bersama agar GP Ansor semakin solid, mandiri, dan berdaya guna bagi masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamandau senantiasa membuka ruang sinergi dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk GP Ansor. Ia meyakini pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dan peran aktif organisasi kepemudaan.
GP Ansor, lanjutnya, dipandang sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas sosial, menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam pembangunan daerah.
Bupati pun mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergitas dengan semangat kebersamaan, persatuan, dan niat tulus guna mewujudkan Kabupaten Lamandau yang religius dan sejahtera. (Diskominfostandi)
